Tips Menghadapi Premenstrual Syndrome (PMS) atau Sindrom Pra Menstruasi

Premenstrual Syndrome (PMS) atau Sindrom Pra Menstruasi

Tanya tentang Sindrom Pra Menstruasi (PMS):

Saya seorang wanita berusia 36 tahun sering mengeluhkan sakit perut, pusing dan kehilangan selera makan, emosional yang berlebihan. Dokter memberi diagnosa yaitu Premenstrual syndrome (PMS). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk-produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

wanita-cara-mengatasi-PMS-Pra-Mesntruasi-Sindrom

Jawab Tentang PMS (Pra Menstruasi Sindrom):

PMS adalah suatu sindrom gangguan emosional (psikologis) dan fisik yang terjadi pada 7 atau 14 hari sebelum menstruasi. Insiden PMS yang terjadi sebesar 40% terdapat pada usia muda 25- 45 tahun. Sebanyak 5-10% mengalami gejala berat yang disebut sebagai Premenstrual Dysphonic Disorder (PMDD). Penyebab terjadinya PMS terkait dengan ketidakseimbangan hormon estrogen – progesteron di dalam tubuh.

Konsentrasi estrogen mendadak melimpah akibat :

  • Estrogen yang melimpah untuk stimulasi folikel.
  • Tubuh tidak mampu memecah estrogen akibat kurangnya asupan vitamin B kompleks, terutama B6.
  • Terlalu sedikit estrogen yang dibuang keluar tubuh. Karena terhambatnya fungsi sekresi disebabkan karena kekurangan Mg Magnesium, Kalsium dan Seng.
  • PMS diperparah dengan konsumsi terlalu banyak gula.

Beberapa faktor resiko terjadinya Pre Menstrual Syndrome PMS yaitu :

1. Wanita yang pernah melahirkan. PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi.
2. Status perkawinan. Wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum menikah.
3. Usia. PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara usia 30-45 tahun.
4. Stres. Faktor stress memperberat gangguan PMS.
5. Diet. Faktor kebiasaan makan seperti tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan, memperberat gejala PMS.
6. Kekurangan zat-zat gizi. Kekurangan vitamin B (terutama B6), vitamin E, vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat, kebiasaan merokok dan minum alkohol juga dapat memperberat gejala PMS.
7. Kegiatan fi sik. Kurang berolahraga dan aktivitas fisik menyebabkan semakin beratnya PMS.

Adapun Treatment Tahitian Noni Bioactive Beverage TNBB yang dapat diberikan untuk mangatasi PMS Sindrom Pra Menstruasi yaitu :

paket 1 maxidoid + 1 tahitian noni original 081242585758

Tahitian Noni Original:
4 x 90 ml (pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid :
3 x 45 ml ( pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage Mengatasi PMS Pra Menstruasi Sindrom yaitu :

PMS

1. Menghambat enzim Cox-2 (penyebab peradangan). Enzim ini merangsang pengeluaran prostaglandin yang dapat menyebabkan peradangan dan menimbulkan nyeri.
2. Mengurangi rasa sakit (nyeri) yang berlebihandengan cara mengikat reseptor yaitu serotonin dan prostaglandin.
3. TNBB mempunyai efek setara dengan 75% kekuatan morfin.
4. TNBB merupakan superantioksidan terbaikyang kaya akan vitamin dan mineral. TNBB dapat mengatasi nyeri nosiseptik dan nyeri inflamasi (peradangan).
5. TNBB mengandung vitamin B6 dan mineral, magnesium, kalsium, seng.
6. Nyeri juga dapat terjadi karena kondisi asidosis. TNBB menetralkan kondisi asidosis.

DIET TEPAT MENCEGAH PMS

Pencegahan PMS (sindrom pra menstruasi) dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Membatasi kosumsi makanan tinggi gula, tinggi garam, daging merah (sapi dan kambing), alkohol, kopi, teh, coklat, serta minuman bersoda.
2. Mengurangi rokok atau berhenti merokok.
3. Membatasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1,5 gr/kg berat badan per orang).
4. Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai sumber protein.
5. Membatasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim, dan lainnya) dan gunakan kedelai sebagai penggantinya.
6. Batasi konsumsi lemak dari bahan hewani dan lemak dari makanan yang digoreng.
7. Meningkatkan konsumsi sayuran hijau.
8. Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensi allinoleat seperti minyak bunga matahari, minyak sayuran.
9. Mengkonsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kalsium, magnesium juga omega-6 (asam linolenat gamma GLA).

Di samping diet, perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah munculnya PMS:

1. Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur.
2. Menghindari dan mengatasi stres.
3. Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko menderita PMS.
4. Catat jadwal siklus haid Anda serta kenali gejala PMS-nya.
5. Perhatikan pula apakah Anda sudah dapat mengatasi PMS pada siklus-siklusdatang bulan berikutnya.

Dapatkan MAXIDOID dan Tahitian Noni, makanan Awet Muda dan Sehat Sekarang Juga!!!

Miliki Gaya Hidup Awet Muda dan Sehat serta Penuh Kebahagiaan

Info lebih lanjut, Hubungi / Kontak Kami

You may also like...